News
Loading...

Rusia melarang Badan Amal Milik George Soros Karena Dianggap Sebagai "Ancaman Keamanan"

Rusia melarang Badan Amal Milik George Soros Karena Dianggap Sebagai "Ancaman Keamanan"

Prajurit SEO - Rusia telah melarang Badan Amal pro-demokrasi yang didirikan oleh miliarder hedge fund George Soros, dan mengatakan organisasi terseut merupakan ancaman baik bagi keamanan negara maupun konstitusi Rusia.

Rusia melarang Badan Amal Milik George Soros Karena Dianggap Sebagai "Ancaman Keamanan"
George Soros
Dalam pernyataan yang dirilis Senin pagi, Kantor Jaksa Agung Rusia mengatakan dua cabang badan aman milik Soros  - Open Society Foundations (OSF) dan Open Society Institute (OSI) - akan dihapus dari daftar organisasi asing non-pemerintah yang kegiatannya telah dianggap "tidak diinginkan" oleh negara Rusia.

"Ditemukan bahwa aktivitas Open Society Foundations dan Open Society Institute  merupakan ancaman terhadap dasar-dasar sistem konstitusional Federasi Rusia dan keamanan negara," dalam pernyataan pers perwakilan negara Rusia.

Soros, yang terkenal karena perusahaan Soros Fund Management nya, awalnya mendirikan jaringan OSF untuk membantu negara-negara transisi dari komunisme. Dana amal sekarang digunakan proyek yang bertujuan untuk membangun demokrasi di seluruh dunia.

OSF pertama kali bermasalah dengan pemerintah Rusia pada bulan Juli, ketika pemerintah mengisyaratkan akan melarang yayasan bersama dengan sejumlah organisasi pro-demokrasi lainnya yang dituduh meluncurkan "agresi lunak" di negeri ini.

Miliarder Soros Berada Dibawah Tekanan di Tanah Air

Miliarder ini juga berada dibawah tekanan bahkan di tanah airnya sendiri Hungaria pada bulan Oktober ketika politisi negara Hungaria menuduh Soros dan badan amalnya mendukung migrasi ilegal. OSF telah mengkritik Hungaria dalam memperlakukan  pengungsi sementara dia menyarankan para pengungsi menerima $ 16.000 per tahun untuk membantu biaya perumahan, kesehatan dan pendidikan.
Share on Google Plus

About Ikut Kontes

Blog ini dibuat oleh "saya" khusus untuk mengikuti kontes SEO yang diselenggarakan di Indonesia

0 komentar :

Posting Komentar